Contoh Laporan Keuangan UMKM Sederhana & Praktis

Contoh Laporan Keuangan UMKM Sederhana & Praktis

Contoh Laporan Keuangan UMKM Sederhana & Praktis

Banyak pemilik UMKM menganggap laporan keuangan itu rumit. Mereka sering merasa hanya akuntan profesional yang mampu membuatnya. Padahal, dengan format sederhana, usaha kecil pun bisa menyusun laporan keuangan yang jelas dan praktis.

Artikel ini menyajikan contoh laporan keuangan UMKM sederhana yang bisa langsung dipakai. Selain itu, Anda juga dapat mengunduh template Excel agar lebih mudah mengaplikasikan ke bisnis Anda.

Jika ingin hasil yang lebih rapi dan sesuai standar, gunakan layanan jasa laporan keuangan UMKM Trusvation.

Format Laporan Keuangan yang Wajib Dimiliki UMKM

Secara umum, ada tiga laporan keuangan utama yang sebaiknya dimiliki setiap usaha kecil.

  1. Laporan Laba Rugi – menampilkan pendapatan, biaya, dan laba bersih.
  2. Neraca (Balance Sheet) – menggambarkan posisi aset, kewajiban, dan modal.
  3. Arus Kas (Cashflow) – menunjukkan aliran masuk dan keluar uang.

Dengan ketiga laporan ini, pemilik usaha dapat memantau kesehatan finansial secara menyeluruh.

Contoh Laporan Laba Rugi UMKM

Keterangan Januari 2025 Februari 2025 Maret 2025
Pendapatan Usaha Rp 50.000.000 Rp 55.000.000 Rp 60.000.000
Harga Pokok Penjualan Rp 25.000.000 Rp 27.000.000 Rp 30.000.000
Laba Kotor Rp 25.000.000 Rp 28.000.000 Rp 30.000.000
Biaya Operasional Rp 10.000.000 Rp 11.000.000 Rp 12.000.000
Laba Bersih Rp 15.000.000 Rp 17.000.000 Rp 18.000.000

Dari tabel di atas terlihat, meskipun biaya operasional meningkat, laba bersih tetap naik. Dengan demikian, bisnis masih sehat dan layak untuk berkembang.

Contoh Neraca UMKM (Per 31 Maret 2025)

Aset Jumlah
Kas & Bank Rp 25.000.000
Piutang Usaha Rp 10.000.000
Persediaan Barang Rp 15.000.000
Total Aset Rp 50.000.000
Liabilitas & Ekuitas Jumlah
Utang Usaha Rp 8.000.000
Modal Pemilik Rp 42.000.000
Total Liabilitas & Ekuitas Rp 50.000.000

Agar lebih jelas, neraca di atas memperlihatkan keseimbangan antara aset dengan liabilitas dan ekuitas.

Contoh Arus Kas UMKM (Maret 2025)

Keterangan Jumlah
Penerimaan dari Penjualan Rp 60.000.000
Pembayaran HPP & Biaya Rp 42.000.000
Arus Kas Bersih Rp 18.000.000

Oleh karena itu, arus kas positif menjadi tanda baik bagi keberlangsungan bisnis.

Tips Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk UMKM

Agar laporan lebih efisien dan mudah dipahami, ikuti langkah berikut:

  • Catat transaksi harian secara konsisten
  • Pisahkan rekening pribadi dan bisnis
  • Buat laporan bulanan, bukan hanya tahunan
  • Gunakan software akuntansi sederhana seperti Jurnal atau Accurate

Untuk panduan lebih detail, baca artikel: Cara Membuat Laporan Keuangan UMKM Sesuai Standar Akuntansi.

Catatan :

UMKM dapat langsung menggunakan contoh laporan keuangan sederhana ini sebagai dasar pencatatan. Selain itu, laporan yang rapi membantu pemilik usaha mengetahui kondisi finansial, memenuhi kewajiban pajak, dan menarik investor. Jika ingin hasil profesional, hubungi Konsultan Keuangan Trusvation untuk solusi lengkap.